Warga Kotawaringin Barat Mulai Diselimuti Asap Pekat
Masyarakat berharap pemerintah daerah dapat meningkatkan langkah antisipasi dan pelayanan kesehatan selama kondisi kabut asap masih terjadi.
Kondisi tersebut membuat masyarakat mulai mengkhawatirkan dampaknya terhadap kesehatan. Asap yang cukup pekat dan terasa menyengat dinilai dapat mengganggu pernapasan, terutama bagi anak-anak, lansia, serta warga yang memiliki aktivitas di luar rumah.
“Kalau asapnya seperti ini dan terus menyebar, tentu kami khawatir bisa menimbulkan penyakit ISPA. Semoga di Kobar juga ada rumah oksigen untuk membantu masyarakat,” ungkap salah seorang warga kepada wartawan.
Menurut warga, keberadaan rumah oksigen dinilai penting sebagai salah satu bentuk pelayanan kesehatan ketika kualitas udara memburuk akibat kabut asap.
Warga juga mencontohkan Kota Palangka Raya yang telah menyiapkan rumah oksigen di sejumlah titik sebagai upaya membantu masyarakat menghadapi dampak kabut asap.
Masyarakat berharap pemerintah daerah dapat meningkatkan langkah antisipasi dan pelayanan kesehatan selama kondisi kabut asap masih terjadi. Selain penanganan terhadap dampak kesehatan, upaya pencegahan dan pemadaman karhutla juga diharapkan terus diperkuat agar asap tidak semakin meluas.
Komentar Pembaca
Sampaikan pandangan Anda dengan santun dan tetap relevan dengan topik berita.
Jadilah pembaca pertama yang menyampaikan pandangan pada berita ini.
Suka dengan Laporan Jurnalistik Kami?
Dapatkan kurasi berita penting seputar Kalimantan Tengah langsung di kotak masuk email Anda setiap pagi.