Advertorial & Ucapan
Kotawaringin Barat
Bapperida Kobar Tegaskan Komitmen Jadi Clearing House Perencanaan Daerah
Oleh:
Admin Pesona Kalteng News
(Jurnalis Investigasi Khusus)
•
2 mnt baca
Sumber Berita:
Pesona Kalteng News
Ukuran Teks:
Tautan berita berhasil disalin ke clipboard!
Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menegaskan komitmennya memperkuat fungsi perencanaan daerah sebagai bagian penting dalam membantu kepala daerah mewujudkan pembangunan yang terarah dan selaras dengan target pembangunan nasional.
Kepala Bapperida Kobar, Muhammad Rubiansyah, S.Pt., M.Si., mengatakan pihaknya terus mendorong terwujudnya fungsi clearing house perencanaan. Fungsi tersebut memastikan berbagai program dan kegiatan pembangunan dapat dikolaborasikan serta diselaraskan dengan target yang telah ditetapkan dalam RPJMN.
“Sebagai membantu Bupati dalam kerangka perencanaan daerah, dalam konteks ini kami ingin mewujudkan fungsi Bapperida sebagai clearing house perencanaan,” ungkap Muhammad Rubiansyah.
Menurutnya, clearing house perencanaan bukan sekadar menyusun program, tetapi bagaimana seluruh perencanaan pembangunan dapat dikolaborasikan sehingga memiliki arah yang sama dan mendukung target pembangunan nasional.
“Artinya, bagaimana kita bisa mengkolaborasikan perencanaan sesuai dengan target RPJMN yang sudah ditetapkan. Dan ini yang menjadi komitmen kami di Bapperida,” jelasnya.Rubiansyah.Senin 5/10/2026 diruang kerjanya
Ia menyebutkan, terdapat tiga kata kunci yang menjadi upaya sekaligus semangat Bapperida Kobar ke depan dalam memperkuat perencanaan pembangunan daerah.
Kata kunci pertama adalah sinergi. Setiap perencanaan wilayah maupun perencanaan daerah harus dibangun melalui sinergi antarpihak.
Sinergi tersebut, lanjutnya, tidak hanya dilakukan secara vertikal antara pemerintah daerah dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat, tetapi juga harus diperkuat secara horizontal antarlembaga dan para pemangku kepentingan di daerah.
“Yang pertama kami sampaikan senantiasa di forum-forum perencanaan ataupun forum-forum lainnya, dalam konteks perencanaan wilayah itu harus sinergi. Bersinergi ini tidak hanya secara vertikal, tapi juga secara horizontal,” tegasnya.
Dengan penguatan sinergi tersebut, Bapperida berharap perencanaan pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling terhubung dan mendukung. Dengan demikian, program yang dilaksanakan diharapkan benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Bapperida Kobar juga menilai kolaborasi menjadi hal penting agar arah pembangunan daerah tetap sejalan dengan prioritas nasional, sekaligus mampu menjawab kebutuhan serta berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
Kepala Bapperida Kobar, Muhammad Rubiansyah, S.Pt., M.Si., mengatakan pihaknya terus mendorong terwujudnya fungsi clearing house perencanaan. Fungsi tersebut memastikan berbagai program dan kegiatan pembangunan dapat dikolaborasikan serta diselaraskan dengan target yang telah ditetapkan dalam RPJMN.
“Sebagai membantu Bupati dalam kerangka perencanaan daerah, dalam konteks ini kami ingin mewujudkan fungsi Bapperida sebagai clearing house perencanaan,” ungkap Muhammad Rubiansyah.
Menurutnya, clearing house perencanaan bukan sekadar menyusun program, tetapi bagaimana seluruh perencanaan pembangunan dapat dikolaborasikan sehingga memiliki arah yang sama dan mendukung target pembangunan nasional.
“Artinya, bagaimana kita bisa mengkolaborasikan perencanaan sesuai dengan target RPJMN yang sudah ditetapkan. Dan ini yang menjadi komitmen kami di Bapperida,” jelasnya.Rubiansyah.Senin 5/10/2026 diruang kerjanya
Ia menyebutkan, terdapat tiga kata kunci yang menjadi upaya sekaligus semangat Bapperida Kobar ke depan dalam memperkuat perencanaan pembangunan daerah.
Kata kunci pertama adalah sinergi. Setiap perencanaan wilayah maupun perencanaan daerah harus dibangun melalui sinergi antarpihak.
Sinergi tersebut, lanjutnya, tidak hanya dilakukan secara vertikal antara pemerintah daerah dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat, tetapi juga harus diperkuat secara horizontal antarlembaga dan para pemangku kepentingan di daerah.
“Yang pertama kami sampaikan senantiasa di forum-forum perencanaan ataupun forum-forum lainnya, dalam konteks perencanaan wilayah itu harus sinergi. Bersinergi ini tidak hanya secara vertikal, tapi juga secara horizontal,” tegasnya.
Dengan penguatan sinergi tersebut, Bapperida berharap perencanaan pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling terhubung dan mendukung. Dengan demikian, program yang dilaksanakan diharapkan benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Bapperida Kobar juga menilai kolaborasi menjadi hal penting agar arah pembangunan daerah tetap sejalan dengan prioritas nasional, sekaligus mampu menjawab kebutuhan serta berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
Ruang Pembaca
Komentar Pembaca
Sampaikan pandangan Anda dengan santun dan tetap relevan dengan topik berita.
Belum ada komentar.
Jadilah pembaca pertama yang menyampaikan pandangan pada berita ini.
Buletin Redaksi
Suka dengan Laporan Jurnalistik Kami?
Dapatkan kurasi berita penting seputar Kalimantan Tengah langsung di kotak masuk email Anda setiap pagi.